Featured Post

CARA MEMASUKAN KODE TOKEN LISTRIK PRABAYAR PLN

CARA MEMASUKAN KODE TOKEN LISTRIK PRABAYAR PLN
(Gb. Meteran Listrik PLN Prabayar)
Pengetahuan yang akan dibagikan kepada sobat kali ini, adalah bagaimana cara membeli dan mengisi pulsa listrik Prabayar.

Mungkin saja ada diantara sobat yang belum mengetahuinya seperti saya πŸ˜‹.

Kejadian bermula saat saya tinggal di rumah sendirian, dan rumah itu bukan rumah saya (rumah sahabat saya).

Tiba-tiba terdengar suara sangat keras, seperti ini ‘beep!-beep!-beep!’ berualang kali.

Kemudian saya menuju sumber suara tersebut dan ternyata berasal dari meteran listrik. 

Setelah saya cek jumlah pulsa kritis alias hampir habis, hal tersebut tampak dari bunyi ‘beep’ yang berulang kali dan lampu indikator menyala kedip merah.

Sayangnya saya tidak tahu bagaimana cara mengisi pulsa listrik tersebut.

Sampai pada akhirnya saya chat ke yang Mpunya tentang bagaimana cara mengisikannya, akhirnya sayapun bisa mengisikannya. 

(meskipun si Mpunya rumah tidak banyak membantu, karena akhirnya saya googling dewek πŸ˜’).

Berdasarkan pengalaman tersebut, maka menurut saya sangat penting untuk membagikan informasi seputar bagaimana cara mengisi dan memasukan kode token/pulsa listrik.

Pada dasarnya untuk memasukan kode pulsa listrik, sobat hanya perlu satu langkah saja, yaitu inputkan kode pulsa listrik yang terdiri dari 20 digit kemudian enter.

Jika tertulis/muncul di layar meteran listrik dengan tulisan ‘BENAR’/’ACCEPT’.

Maka jumlah kwh/pulsa listrik sobat sudah berhasil di tambahkan, dan lampu indikator akan berubah menjadi hijau.

Namun apabila tertulis ‘SALAH’/’REJECT’ maka kode yang sobat inputkan salah atau tidak sesuai.

Jika hal ini terjadi maka sobat hanya perlu ketelitian tingkat tinggi untuk menginputkannya (lebayyy tapi memang perlu😁).


(Gb. Bukti pembelian listrik prabayar via BNI internet banking)

Satu langkah di atas dilakukan tentunya setelah sobat membeli pulsa listrik prabayar.

Membeli pulsa listrik sekarang banyak caranya, bisa melalui toko online yang sudah terpercaya, melalui internaet banking, atau bisa langsung datang ke toko/gerai yang menyediakan pulsa listrik.

Cara yang saya lukan untuk membeli pulsa listrik yaitu melalui internet banking (BNI internet banking). 

Sobat hanya perlu login dan masuk ke bagian transaksi kemudian pilih pembelian/pembayaran.


Setelah pilih pembelian


Sobat pilih PLN Prabayar kemudian klik ‘OK’



Maka akan tampil seperti berikut ini
CARA MEMASUKAN KODE TOKEN LISTRIK PRABAYAR PLN

(Gb. Informasi PLN Prabayar pada BNI internet Banking)

Apabila sobat telah menyimpan dan menyetel daftar nomor meteran listrik sebelumnya maka sobat pilih id pelanggan (IDPEL). Namun jika sobat baru pertama kali pilihlah no meter (NO METER).


(Gb. Informasi Nomor meter yang ada di bawah barcode)
Isi nomor meter dengan angka yang tersedia di bawah barcode yang ada di meteran listrik sobat.

Setelah sobat berhasil membeli melalui BNI internet banking, maka akan mendapatkan bukti pembelian.

Dan sobat download spt (Gb. Bukti pembelian listrik prabayar via BNI internet banking) di atas.

Kemudian sobat inputkan 20 digit kode ke dalam meteran listrik dan tekan enter, jika kode yang diinputkan sesuai (‘BENAR’/’ACCEPT’ pada layar).

Sesaat setelah itu maka lampu indikator menjadi berwarna hijau dan kwh bertambah.

Berikut gambar meteran listrik setelah kwh berhasil ditambahkan:


(Gb. Informasi Kwh bertambah)

Sobat bisa lihat pada layar, jumlah kwh yang sebelumnya 4.97(kritis) berubah menjadi 69.25 (cukup banyak). 

Bagaimana, mudah kan sobat? Betul-betul hanya perlu satu langkah saja.

Sayapun tenang dan tertolong. Pengalaman diwaktu pagi yang dingin menjadi hangat karena harus mengeluarkan uang jatah sarapan pagi haha...dan ber googling2 ria.

Begitulah cerita yang dapat dibagikan kali ini, semoga bermanfaat.








Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CARA MEMASUKAN KODE TOKEN LISTRIK PRABAYAR PLN"

Post a Comment

Silahkan berkomentar berkaitan dengan isi konten. Mohon untuk tidak berkomentar yang dapat menimbulkan ujaran kebencian dan isu SARA.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel