Featured Post

Larangan! Membawa Power Bank Dalam Pesawat

Pada permulaan tahun 2018 ini, kita dihebohkan dengan beberapa pemberitaan bahwa telah terjadi ledakan.

Ledakan yang lebih tepatnya terjadi di dalam bagasi kabin pesawat terbang yang disebabkan oleh power bank atau baterai cadangan. 

Sobat milenial sudah pasti mengetahui benda yang satu tersebut.

Selain telepon genggam, barang yang satu ini adalah salah satu barang yang wajib dimiliki, terutama yang suka travelling.

Sebagaimana diberitakan di harian Kompas.com, pada 30 Januari 2018.

Bahwa telah terjadi ledakan yang diakibatkan oleh power bank, di dalam pesawat Airbus A320 milik maskapai penerbangan Rusia Aeroflot.

Peristiwa ledakan lainnya yaitu terjadi dalam penerbangan China Southern Airlines dari Guangzhou ke Shanghai pada Minggu 25 Februari 2018. (Telah diberitakan oleh harian Tribunnews.com).

Dengan adanya kejadian-kejadian ledakan yang diakibatkan oleh power bank dalam pesawat terbang, maka kementrian perhubungan kita memberlakukan peraturan baru.

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 015 tahun 2018.

Adapun isinya yaitu mngenai larangan power bank dibawa ke dalam pesawat. (sumber line today, kumparan.com)

Surat Edaran tersebut telah disosialisasikan sejak 9 Maret 2018 lalu.

Bagi sobat yang suka travelling atau bepergian menggunakan pesawat terbang perlu mengetahui tentang peraturan ini ya, karena salah-salah nanti power bank sobat bisa raib di sita pihak keamanan bandara (Jangan sampe deh 😉).

Tapi sobat milenial jangan khawatir, karena kabar baiknya peraturan tersebut bukan serta-merta melarang tok, tapi membatasi.

Artinya sobat masih diperbolehkan membawa power bank ke dalam kabin pesawat dengan syarat dan ketentuan.

Seperti apakah persyaratan power bank yang diperbolehkan dibawa? berikut ulasannya.....

Syarat dan Ketentuan power bank yang diperbolehkan dibawa ke dalam pesawat adalah sebagai berikut:
  • power bank yang boleh di bawa ke dalam pesawat yang memiliki daya 100 watt-hour (wh) dan maksimal 164 watt-hour (wh)
Pertanyaannya, apakah power bank yang sobat miliki tertera tulisan misal 100, atau 110 wh

sayangnya kebanyakan dari power bank yang sobat miliki hanya tertulis seperti ini: "capacity:11000 mAh, input/output DC 5V/2.1A".

Hanya tertulis sekian mAh dan voltasenya saja (sobat dapat melihat tulisan tersebut dibagian depan atau belakang power bank).
Larangan! Membawa Power Bank Dalam Pesawat
Power bank dengan kapasitas 1100mAh, Input/Output 5V DC
Bagaimanakah cara sobat mengetahuinya bahwa kapasitas power bank yang sobat miliki memenuhi daya yang diperbolehkan sesuai peraturan?

Jawabannya adalah dihitung, seperti ini:

Rumusnya==> E = V x I, E adalah daya per jam dan satuannya watt-hour (Wh), V adalah tegangan dan satuannya adalah volt (V),  dan I adalah arus dan satuannya adalah ampere (Ah).

Apabila daya power bank sobat 11000 mAh (11000 miliampere-hour), maka untuk mendapatkan ampere-hour (Ah) harus di bagi 1000.

Sehingga 11000mAh setara dengan 11Ah. dan tegangan yang tertulis 5 V.

Jadi akan diperoleh E = 11Ah x 5 V ==> 55 Wh.
power bank dengan kapasistas 11000 mAh memiliki daya 55 Wh (ada di dalam range aman yang diizinkan masuk ke dalam kabin pesawat terbang).

Sekian bahasan seputar power bank dan cara menghitung dayanya.

Sekarang sobat bisa menghitung sendiri tentang seberapa besar daya penyimpan baterai yang dimiliki.

Sehingga sobat bisa aman dan tenang dalam perjalanannya.

Silahkan kirim komentar, saran, kritikan, dan tanggapan  sobat atau bahkan berbagi informasi seputar yang dibahas, dengan cara mengisi kolom komentar yang telah tersedia di bawah.

Sobat juga bisa berlangganan postingan artikel-artikel saya yang lainnya, dengan cara mengisi email aktif sobat di kolom subscribe.




Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Larangan! Membawa Power Bank Dalam Pesawat"

Post a Comment

Silahkan berkomentar berkaitan dengan isi konten. Mohon untuk tidak berkomentar yang dapat menimbulkan ujaran kebencian dan isu SARA.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel