Featured Post

Review Film: Alita Battle Angel (2019)

https://www.tehiis.com/
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di dunia dewasa ini sangat berkembang pesat, beragam teknologi telah banyak ditemukan dan dikembangkan, yang salah satunya adalah teknologi robotik.

Robot-robot yang diciptakan seperti untuk pemadam kebakaran, untuk membantu pekerjaan rumah tangga, atau mungkin saja tengah diciptakan robot sebagai senjata atau pembunuh bayaran. 

Seperti yang ada dalam film "Alita Battle Angel", manusia yang hidup berdampingan dengan robot pembunuh bayaran, dan bagian tubuh manusia yang rusak dapat digantikan dengan tubuh robot.
https://www.tehiis.com/
Alita Battle Angel
Nah teman-teman pecinta film, kali ini saya akan coba memberikan ulasan untuk film karya arahan sutradara Robert Rodriguez, dan ditulis oleh James Cameron dan Laeta Kalogridis.

Alita Battle Angel ini merupakan film bergenre aksi dan science-fiction berdasarkan manga Yukito Kishiro Battle Angel Alita yang diproduseri oleh James Cameron dan Jon Landau.

(Judul film Alita Battle Angel, saya sempat dibuat gagal fokus sama namanya, mungkin saja kalau sutradaranya orang Indonesia namanya menjadi "Alika" yang dibesarkan dari kecil dan dirawat seperti anak sendiri, bisa dilihat pada iklan kecap...:D :D) 

Sinopsis film:
Alita (Rosa Salazar) adalah ciptaan dari zaman keputusasaan, yang kemudian ditemukan oleh Dr. Dyson Ido (Christop Waltz) saat sedang mencari bagian cyborg, setelah ditemukan dan diperbaiki Alita tidak bisa mengingat siapa dirinya, atau dari mana dia berasal.
https://www.tehiis.com/
Dr. Ido saat menemukan Alita
Tetapi bagi Dr. Ido yang mengetahui kebenarannya tentang Alita. Dia adalah satu-satunya makhluk yang dapat memutus siklus kematian dan kehancuran yang tertinggal dari zaman keruntuhan.

Namun untuk mencapai tujuan sejatinya, dia harus berjuang dan membunuh lawan-lawannya. Dan di situlah sosok sejatinya Alita muncul. Dia adalah malaikat dari surga. Dia adalah malaikat maut.

Beberapa Cast film:

https://www.tehiis.com/
Meskipun penampilan Rosa Salazar sebagai pemeran utama (Alita) cukup memukau dengan diiringi lagu serta efek dari film tersebut.

Namun Christoph Waltz (Dr. Ido) kurang berhasil keluar dari bayang-bayang cerita yang lemah premis dan sedikit meragukan.

Perkiraan Biaya Pembuatan Film: berkisar $200,000,000 berdasarkan sumber Imdb.

Angka yang lumayan besar ya teman-teman, pantas saja jika film ini memiliki efek yang baik dan asyik untuk dinikmati.

Pesan Moral yang ingin disampaikan dari film Alita Battle Angel:

- Kekuatan otak/pikiran dapat melampaui kekuatan fisik manusia, oleh karenanya setiap manusia yang memiliki tingkat kecerdasan dan kesadaran yang tinggi akan otaknya, maka dia akan berhasil mengontrol segala jenis emosi serta memaksimalkan kemampuannya.

Hal ini terlihat dari film tersebut saat Alita yang ditemukan dari bagian yang tidak utuh kemudian.....(ah nanti spoiler lagi, tonton saja deh.. hehe)

- Ada kutipan menarik dari Vektor yang diperankan oleh Mahershala Ali
https://www.tehiis.com/
Vektor (Mahershala Ali)
"it's better to be a ruler in hell than to be a servant in heaven"

" lebih baik menjadi penguasa di neraka daripada harus menjadi pelayan di syurga"

(Nah tuh teman-teman silahkan artikan sendiri makna dari pesan tersebut :))
- Cinta tidak memandang perbedaan (menurut saya ini agak nyata dengan kondisi zaman saat ini, dimana banyak laki-laki yang menikah dengan boneka atau robot, menurut berita dari negara Jepang)
https://www.tehiis.com/

Hal aneh yang ditemukan dari film Alita Battle Angel:

Terlepas dari efek dan nuansa film yang cukup baik, namun ada sedikit yang mengganggu pikiran saya, yaitu tokoh dari Dr. Ido, Istrinya Chiren (Jenifer Connelly) dan anaknya.

Dalam kisahnya anak dari Dr. Ido lumpuh dan tengah meninggal akibat dari serangan berandalan yang menginginkan suku cadang dan uang.

Anaknya lumpuh namun sama sekali tidak mendapatkan kaki atau otot robot yang diciptakan Dr. Ido, selain itu juga istrinya juga kan pintar, tapi kenapa kok ironi ya.. anaknya masih lumpuh.

(Menurut saya ini luput sehingga membuat alur/cerita sedikit terganggu, alias kurang detail)

Selain itu, jika biasanya kita menemui film-film tentang robot yang tidak punya perasaan atau hati, namun dalam film ini cukup unik, robot namum bisa menangis dan makan seperti layaknya manusia.
https://www.tehiis.com/
Alita Crying
Rating film ini:

- Berdasarkan Imdb rating film Alita Battle Angel mendapat 7.6 dari 10.

- Sedangkan menurut saya pribadi yang hanya pecinta film dan bukan ahli pembuat film ratingnya adalah 7.5 dari 10.

Ulasan pribadi tentang film ini:

Dalam film ini membawa kita masuk ke dalam zaman dimana sadar tidak sadar bahwa bertahan hidup dan berjuang meraih impian itu perlu perjuangan dan kerja keras.

Sebagaimana tokoh Alita yang meskipun otaknya adalah manusia dan tubuhnya robot, dia harus berjuang mati-matian demi kelangsungan bangsanya.

Hampir setiap adegan laga menegangkan, dengan aksi yang diperagakan meskipun ekstrim namun menarik untuk dilihat (karena bukan manusia sepenuhnya, dan ada beberapa adegan sadis yang membuat tubuh manusia terpotong-potong).

Saya yakin dalam pembuatannya memakan waktu yang lama dengan tingkat kesulitan yang tinggi, namun hasilnya bisa memanjakan penonton.

Wajar saja jika karya ini merupakan hasil dari arahan sutradara dalam film AVATAR dan TITANIC yang meraih banyak penghargaan, hasilnya sangat baik.

Saya sendiri menjadi tidak sabar untuk menantikan sequelnya. Karena terus terang saja ide dan alur cerita dari film ini membuat penasaran.

Teman-teman yang belum menonton film Alita Battle Angel, baiknya menjadikan film ini sebagai referensi untuk menemani liburan akhir pekan ini, dijamin tidak akan rugi apalagi durasi 122 menit.

Durasi hampir 2 jam lebih masih dirasa sangat kurang menurut saya, karena saking serunya film ini.

Bagi teman-teman yang akan menonton, sangat tidak disarankan mengajak anak-anak di bawah umur 13 tahun, karena dapat memicu gangguan otak dan serangan jantung.. haha, tidak kok bercanda.

Kasihan saja kalau membawa anak-anak karena ini untuk kategori film 13 tahun ke atas, takut memberikan efek traumatik setelah nonton film.

Demikian ulasan tentang film Alita Battle Angel (2019) yang dapat saya sajikan, mohon maaf apabila dalam penulisan ada kekurangan, dan mudah-mudahan menghibur dan menambah informasi.







Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Review Film: Alita Battle Angel (2019)"

Post a Comment

Silahkan berkomentar berkaitan dengan isi konten. Mohon untuk tidak berkomentar yang dapat menimbulkan ujaran kebencian dan isu SARA.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel